Step by Step Membuat Rencana Keuangan Setahun
Banyak orang bangkrut karena perencanaan keuangan yang buruk. Mereka tidak bisa menyusun prioritas dan target dengan baik. Membuat Rencana Keuangan memastikan gaji kamu tidak numpang lewat begitu aja. Dengan perencanaan yang tepat kamu bisa mengatur prioritas antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Dalam artikel ini kita akan membahas langkah-langkah dalam membangun rencana keuangan yang solid dan efektif. Simak ya!
1. Audit Finansial
Hal ini sangat penting untuk mengenali kondisi keuangan kamu saat ini. selain itu, untuk membantu kamu menentukan target yang realistis. Catat semua yang kamu miliki: Saldo Rekening, Aset, Investasi, Nilai Tunai Asuransi, Tabungan dan kurangi dengan Total Utang (Kartu Kredit, Sisa Cicilan). Hasilnya akan memberi tahu Total Kekayaan Bersih (Net Worth) kamu.
2. Menetapkan Target
Rencana keuangan perlu target yang jelas dan spesifik. Jangan hanya bilang "Aku ingin pergi berlibur", Ubahlah kalimat menjadi target kuantitatif contoh: "Aku butuh Rp12.000.000 untuk liburan ke Jepang di bulan Desember. Artinya, Aku harus menyisihkan Rp1.000.000 per bulan.". Jika target terlalu banyak, urutkan berdasarkan urgensi. Ingatlah selalu untuk menempatkan tabungan dan dana darurat di nomor 1.
Menerapkan Sistem Budgeting 50/30/20
Sistem 50/30/20 adalah membagi jenis pengeluaran ke dalam 3 kategori yaitu: Kebutuhan (50%), Keinginan (30%) dan Tabungan (20%). Coba kategorikan setiap pengeluaran kamu dan memberikannya jatah masing-masing. Misal Cicilan Rumah, belanja Makanan dan biaya utilitas masuk ke dalam kategori Kebutuhan yang harus dibayarkan sebagai biaya hidup. Kategori Keingingan mencakup belanja baju, membeli kopi, liburan. Kategori ini yang seringkali bikin bocor halus. kamu harus cukup teliti dan mengevaluasi pengeluaran ini setiap bulan. Terakhir, Tabungan atau Investasi, Hal ini dapat dianggap sebagai membayar diri kamu di masa depan. Sederhananya, Strategi ini membantu kamu menjamin keamanan finansial di masa depan tanpa mengurangi kualitas hidup saat ini.
4. Mengelola Sinking Funds (Pengeluaran Tahunan)
Banyak orang melupakan pengeluaran Tahunan seperti Pajak Kendaraan, Asuransi atau Hara Raya saat mengelola keuangan. Sebagai contoh
Jika pajak mobil kamu Rp3.600.000 per tahun, maka setiap bulan kamu harus "mencicil" ke tabungan sendiri sebesar Rp300.000. Hal ini mencegah kamu merasa kaget dan kalut ketika pengeluaran tersebut muncul.
5. Membangun Benteng Pertahanan (Manajemen Risiko)
Rencana keuangan bisa hancur seketika jika terjadi musibah. kamu butuh pelindung seperti dana darurat atau asuransi. Siapkan dana darurat yang dapat membayar pengeluaran bulanan setidaknya 6 bulan. pastikan juga minimal kamu memiliki Asuransi Kesehatan yang aktif. Hal ini agar tidak mengganggu tabungan, rencana dan target saat kehilangan pekerjaan ataupun sakit.
6. Mulai Investasi
Setelah kamu merancang alokasi keuangan dan memiliki benteng pertahanan, langkah selanjutnya adalah memulai berinvestasi. Investasi merupakan cara untuk mencapai target finansial jangka panjang. Terdapat banyam instrumen investasi yang memiliki potensi untung dan rugi bervariasi. Sesuaikan dengan profil risiko dan target kamu.
7. Evaluasi Rutin
Setiap akhir bulan, kuartal dan tahun, kamu perlu meninjau kembali rencana. Pastikan selalu stay-on-track sesuai target kamu. Hal ini membantu kamu menilai apakah masih relevan dan sesuai dengan kondisi finansial kamu. Dengan meninjau rencana keuangan, kamu dapat memastikan hal apa saja yang perlu diperbaiki dan dihindari sehingga kamu dapat mencapai tujuan keuangan kamu.
Siap mengamankan finansial kamu tahun ini? Ambil catatan kamu dan mulai langkah pertama!
Posting Komentar untuk "Step by Step Membuat Rencana Keuangan Setahun"