Circle Pertahankan Ekonomi USDC di Tengah Gempuran Pesaing

Circle Pertahankan Ekonomi USDC di Tengah Gempuran Pesaing
Image: webtreats (CC BY 2.0) via Openverse

Circle, penerbit stablecoin USDC, secara aktif membela model bisnisnya di tengah persaingan ketat dari platform baru yang menawarkan bagi hasil lebih besar kepada mitra. Persaingan ini semakin memanas setelah Coinbase, distributor USDC terbesar bagi Circle, turut mendukung Open USD, sebuah jaringan rival yang menjanjikan pembagian pendapatan cadangan kepada pesertanya. Chief Commercial Officer Circle, Kash Razzaghi, melalui sebuah unggahan blog pada Jumat, mengungkapkan bahwa perusahaan mencatat laba bersih sekitar 7 sen untuk setiap dolar pendapatan di paruh pertama 2026, setelah mengeluarkan $819 juta untuk biaya distribusi dan transaksi dari total pendapatan $1,4 miliar.

Analisis Keuangan Circle di Paruh Pertama 2026

Dalam upaya menjelaskan keberlanjutan model bisnisnya, Circle membeberkan struktur keuangannya. Dari total pendapatan $1,4 miliar yang diperoleh di paruh pertama 2026, sekitar $819 juta dialokasikan untuk biaya distribusi dan transaksi. Ini menyisakan $473 juta, yang menurut Circle, digunakan untuk menutupi biaya kepatuhan (compliance), likuiditas, dan pengembangan produk. Angka ini juga mencakup sekitar $214 juta yang terkait dengan kompensasi berbasis saham.

Razzaghi menegaskan bahwa biaya-biaya ini esensial untuk menjaga stabilitas dan integritas stablecoin. “Biaya penukaran (redemption), kepatuhan, dan ketahanan tidak akan hilang hanya karena penerbit menolak membayarnya,” tulis Razzaghi, menggarisbawahi pentingnya alokasi dana untuk fungsi-fungsi krusial ini. Pernyataan ini secara implisit menyoroti perbedaan filosofi dengan pesaing yang mungkin menawarkan bagi hasil lebih tinggi dengan mengabaikan sebagian dari biaya operasional yang tak terhindarkan.

Dinamika Persaingan dan Model Bagi Hasil Stablecoin

Pernyataan Circle muncul di tengah meningkatnya tekanan dari model stablecoin baru yang berupaya menarik mitra dengan janji bagi hasil yang lebih menguntungkan. Open USD, yang diluncurkan pada Juni dan didukung oleh pemain besar seperti Coinbase, Stripe, dan BlackRock, adalah salah satu contohnya. Jaringan ini dirancang untuk memungkinkan bisnis mencetak dan menukarkan stablecoin tanpa biaya, sambil meneruskan pendapatan bunga dari cadangan kepada para pesertanya setelah dikurangi biaya manajemen. Model ini langsung menantang struktur pendapatan tradisional stablecoin seperti USDC.

Selain Open USD, ada juga kompetitor lain seperti Global Dollar Network (USDG) yang dipimpin oleh Paxos, yang juga menerapkan model bagi hasil pendapatan cadangan kepada pesertanya. Ini mencerminkan tren yang berkembang di pasar stablecoin, di mana pertanyaan tentang siapa yang berhak atas bunga yang dihasilkan dari aset pendukung stablecoin menjadi pusat perdebatan. Sementara tokenisasi aset dunia nyata semakin dilihat sebagai peluang pertumbuhan oleh institusi keuangan besar seperti Goldman Sachs dan Wells Fargo, pertanyaan krusialnya adalah siapa yang pada akhirnya akan meraup keuntungan terbesar dari inovasi ini.

Langkah Strategis Circle dan Adaptasi Pasar

Menghadapi persaingan ini, Circle tidak tinggal diam. Perusahaan terus berupaya memperkuat posisinya dengan mencari mitra distribusi tambahan. Sebagai contoh, pada September, Binance mengakuisisi $100 juta saham di Circle sebagai bagian dari kesepakatan lima tahun. Kesepakatan ini mencakup biaya yang terkait dengan USDC yang dipegang melalui layanan dompet Circle, menunjukkan komitmen untuk memperluas jangkauan dan utilitas USDC.

Circle juga menekankan bahwa penukaran USDC standar tetap gratis dan “biasanya diselesaikan dalam waktu hingga dua hari kerja.” Lebih lanjut, pelanggan platform yang memenuhi syarat dan alur pembayaran melalui Circle Payments Network kini dapat mengakses penukaran mendekati waktu nyata tanpa biaya. Inisiatif ini menunjukkan adaptasi Circle terhadap tuntutan pasar akan efisiensi dan kecepatan. Di tengah diskusi tentang bagaimana bank sentral dapat memperlambat pertumbuhan stablecoin dengan menawarkan bunga lebih tinggi kepada penabung, serta adanya resistensi korporasi terhadap tokenisasi saham seperti yang ditunjukkan oleh CoreWeave dan Broadcom, langkah Circle untuk memperkuat fondasi ekonominya dan meningkatkan layanan menjadi krusial dalam lanskap keuangan digital yang terus berkembang.

Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat umum dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional keuangan sebelum membuat keputusan investasi.

Posting Komentar untuk "Circle Pertahankan Ekonomi USDC di Tengah Gempuran Pesaing"